LAPORAN PRAKTIKUM
STATISTIK
DISUSUN
OLEH :
NAMA
: NENENG TRI ASTUTI
KELAS : SI 12 E
NIM : 12.12.0293
SEKOLAH
TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
AMIKOM
PURWOKERTO
PURWOKERTO
2014
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
LATAR
BELAKANG
Distribusi probabilitas merupakan nilai-nilai
probabilitas yang dinyatakan untuk mewakili semua nilai yang dapat terjadi dari
suatu variabel random X, baik dengan suatu daftar (tabel) maupun dengan fungsi
matematis. Distribusi peluang kontinu adalah peubah acak/ variable random yang dapat memperoleh semua nilai pada skala
kontinu. Ruang sampel kontinu adalah bila
ruang sampel mengandung
titik sampel yang
tak terhingga banyaknya.
Syarat dari distribusi
kontinu adalah apabila fungsi
f(x) dalah fungsi padat peluang peubah acak kontinu X yang didefinisikan diatas himpunan semua
bilangan riil.
B.
TUJUAN
Agar mampu menentukan nilai probabilitas menurut
distribusi
probabilitas kontinu menggunakan SPSS.
BAB II
ISI
A.
LANDASAN TEORI
1. DISTRIBUSI
KONTINU
Suatu variabel
yang nilainya merupakan suatu bilangan yang ditentukan oleh terjadinya hasil
suatu percobaan disebut sebagai variabel random. Dalam sampel random semua unit
dari populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk dijadikan sampel. Variabel
random terdiri dari distribusi diskrit dan distribusi kontinu. Penyajian
distribusi probabilitas dapat berbentuk tabel atau kurva probabilitas. Untuk
suatu variabel random diskrit, semua nilai yang dapat terjadi dari variabel
random dapat di daftar dalam suatu tabel dengan menyertakan
probabilitas-probabilitasnya. Sedangkan untuk suatu variabel random kontinu,
karena semua nilai pecahan yang dapat terjadi tidak dapat di daftar,
probabilitas-probabilitas ditentukan dengan fungsi matematis yang dinyatakan
dengan suatu fungsi kontinu, atau kurva probabilitas. Oleh karena itu, dalam
praktikum kali ini percobaan yang dilakukan dapat dikaji menggunakan distribusi
probabilitas. Distribusi probabilitas yang digunakan kali ini adalah distribusi
probabilitas diskrit dan distribusi probabilitas kontinu. Untuk pertemuan ini
membahas distribusi probabilitas kontinu.
Distribusi
Probabilitas Kontinu
a. Distribusi Normal
Distribusi Normal disebut
juga Gausian distribution adalah salah satu
fungsi distribusi peluang
berbentuk lonceng seperti
gambar berikut.
Penyelesaian dengan SPSS:
a. Klik Transform; Compute Variable sehingga kotak dialog
Compute Variabel
b. Pada Function group, pilih PDF & Noncentral PDF dan
pasda Function and Special Variables, pilih Pdf.normal.
Note :
a. Gunakan
fungsi PDF.NORMAL(q,mean,stddev) bila mencari peluang pada suatu titik
tertentu. Dimana variabel q : identik dengan
x; variabel mean identik dengan μ
; variabel stddev : identik dengan σ
b. Gunakan
fungsi CDF.NORMAL(q,mean,stddev) bila menghitung peluang rentang.
B.
MASALAH
1.
Dari
praktek soal No 1. Diatas berapa peluang perusahaan memproduksi antara 43
sampai 55 produk?
C.
PEMBAHASAN
a.
Isikan
data
Variabel View
Data View
b.
Klik Transform; Compute Variable
sehingga muncul kotak dialog
Compute Variabel
c.
Pada Function group, pilih CDF &
Noncentral CDF dan pada
Function and Special Variables, pilih cdf.normal.
d.
Pindahkan fungsi tersebut ke kotak
numeric expression
e.
Masukkan nilai x, µ, σ pada fungsi
normal tersebut
f.
Tuliskan hasil1 pada kotak
target
Sehingga akan terlihat tampilan sbb :
g.
Klik
OK
Hasilnya adalah sebagai berikut:
Peluangnya adalah 0.2419637
h.
Klik Transform; Compute Variable
sehingga kotak dialog Compute Variabel
i.
Pada Function group, pilih CDF &
Noncentral CDF dan pada
Function and Special Variables, pilih cdf.normal.
j.
Pindahkan fungsi tersebut ke kotak
numeric expression
k.
Masukkan nilai y, µ, σ pada
fungsi normal tersebut
l.
Tuliskan hasil2 pada kotak
target
Sehinga akan tampil tampilan sebagai berikut:
m.
Klik
OK
Hasil pada data view sebagai berikut:
n.
Klik Transform; Compute Variable
sehingga kotak dialog Compute Variabel
o.
Pada Function group, pilih CDF &
Noncentral CDF dan pada
Function and Special Variables, pilih cdf.normal.
p.
Pindahkan fungsi tersebut ke kotak
numeric expression
q.
Masukkan nilai hasil2 dan hasil1 pada fungsi
normal tersebut
r.
Tuliskan total pada kotak target
s.
Klik
OK
Hasil dari data view sebagai berikut:
















0 komentar: